5 Negara Yang Melakukan Hukuman Mati Terbanyak

Hukuman mati hampir disetiap negara memang masih ada termasuk di negara indonesia. Hukuman mati di berikan kepada seseorang yang telah melakukan pelanggaran berat.

Namun Hukuman Mati saat ini dikatakan melanggar HAM meski begitu indonesia tetap melaksanakan hukuman mati tersebut. Ada beberapa pelanggaran yang kategori berat dan harus di hukum mati salah satunya adalah teroris dan kasus narkoba.

5 Negara Yang Melakukan Hukuman Mati Terbanyak

Tahukah kalian ada beberapa negara yang paling banyak melakukan eksekusi hkuman mati karena beberapa kasus. Negara apa sajakah itu, berikut adalah 5 Negara Yang Paling Banyak Melakukan Hukuman Mati.

1. China

Negara yang pertama melakukan hkuman mati paling banyak adalah China dinegara tersebut setidaknya sudah 8000 Orang mati akibat eksekusi mati. Orang orang yang merugikan rakyatla yang di hukum mati oleh pemerintah setempat terkadang sebelum di hukum mati orang tersebut di pamerkan dahulu kepada rakyat dengan tujuan agar tidak adalagi orang yang melakukan kesalahan besar yang dengan sengaja.

2. Iran

Dalam satu dekade ada 314 orang sudah dihukum mati d negara tersebut yang menjadikan iran merupakan negara kedua yang banyak menghukum mati. Hukuman di negara tersebut sesuai dengan syariat islam dimna perbuatan kriminal yang berat maka akan disesuaikan dengan hukumanya.

3. Irak

Negara selanjutnya yang memang banyak melakukan hukuman mati adalah irak. Masih tetangga dngan irak negara ini sudah mengeksekusi setdaknya 29 orang sudah tewas. Bahkan kejahatan seperti berzinahpun dapat di hukum mati di negara ini.

4. Arab Saudi

Di Negara ini memang cukup menyeramkan jika melakukan kejahatan seperti berzinah dan membunuh karena dapat di hukum mati seperti pancung. Bahkan WNA juga dapat merasakan hal yang sama seperti TKW indonesia.


5. Amerika Serikat


Negara kelima yang banyak melakukan Hukuman mati adalah Amerika Serikat Pada Tahun lalu setidakny ada 43 orang telah di eksekusi mati di negara ini karena pelanggarang yang di sengaja.

Pelanggaran seperti kejahatan yang melampaui batas memang pantas untuk di hukum di Kursi berarus tinggi namun saat ini terkadang menggunakan Suntikan arsenik.

Walau dikatakan melanggar HAM, namun eksekusi mati sejatinya harus tetap dilakukan jika memang sudah memnuhi syarat-syarat untuk dilakukannya eksekusi mati tersebut.