Kisah Suparwono, Manusia Tertinggi di Indonesia

Manusia telah ciptakan oleh tuhan dengan berbagai macam bentuk rupa dan fisik. Tetapi entah kenapa banyak orang yang mengeluh dan tidak mensyukuri apa yang telah diberikan. Padahal apa yang tuhan berikan, itulah yang terbaik buat kehidupan kita. Semua orang pasti ingin mempunyai bentuk fisik yang sempurna agar bisa di banggakan orang lain.

Kisah Suparwono, Manusia Tertinggi di Indonesia

Bagaimana jika kita diberikan fisik berbeda dari kebanyakan orang biasanya ? Tapi kita harus yakin ada sesuatu yang indah dibalik itu semua.. Dibawah ini adalah kisah manusia tertinggi yang ada di indonesia, dengan tinggi yang berbeda dari orang rata-rata dan mereka telah tercatat sebagai rekor MURI.

Manusia Tertinggi Indonesia

Pasti setiap orang ingin memiliki tubuh yang tinggi dan tegap, akan tetapi bagaimana rasanya jika anda menjadi orang tertinggi di Indonesia ? Manusia tertinggi indonesia saat ini di pegang oleh bapak Suparwono, dengan tinggi tubuhnya yang mencapai 242 cm. Manusia tertinggi di indonesia ini tinggal di desa Tri Tunggal Jaya, Gunung Agung, Tulang Bawang Provinsi Lampung.

Sebenarnya berharap dirinya bisa di catat di Guinees World Record sebagai manusia tertinggi di dunia, tapi ia kalah dari rivalnya Sultan kosen dari turki yang tinggi lebih dari 250 cm. Sebelumnya banyak sumber yang mengatakan tubuh Suparwono memiliki tinggi sampai 270 cm, tapi diukur oleh tim MURI (Musem Rekor Indonesia) Suparwono memiliki tinggi 242 cm.

Kisah Suparwono, Manusia Tertinggi di Indonesia

menurut Suparwono dirinya bangga memiliki tinggi tubuh yang dimilikinya, walaupun sebenarnya ukuran tubuhnya tersebut juga menimbulkan sedikit masalah karena dia tidak dapat hidup normal seperti kebanyakan orang.

Pria yang pernah menjadi pemain basket di salah satu klub di Surabaya itu mempunyai beberapa masalah yang dia hadapi dengan tinggi badannya, seperti susah untuk masuk kendaraan umum, mencari ukuran sepatu dan pakaian yang sesuai dengannya dan ternyata dia juga memiliki ukuran sepatu 64. amazing !

Suparwono baru menyadari memiliki ukuran tubuh yang berbeda dengan temannya ketika memasuki usia 10 tahun, dimana dia sudah menjadi siswa tertinggi di sekolah dan juga di desanya. Tetapi kini Suparwono telah meninggal dunia pada 23 Februari 2012, di duga ia meninggal dunia karena terkena serangan jantung yang dimana pada saat itu ia sedang menerima tamu dirumahnya.

Lantaran dengan tinggi badan berbeda dari kebanyakan orang, jenazah Suparwono tidak bisa di masukkan ke dalam keranda, untuk mengangkat tubunya pun dibutuhkan kurang lebih 18 orang. Untuk mengakalinya jenazah Suparwono di masukkan kedalam mobil bak pic up menuju ke pemakaman.