7 Bahaya Rokok Elektrik Yang Melebihi Rokok Tembakau

Awal mulanya rokok elektrik merupakan sebuah temuan dari Negara China sebagai alternatif dari rokok tembakau, yang tembakau diklaim memiliki kandungan yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Rokok elektrik pun akhirnya menjadi populer di kalangan masyarakat yang ada di seluruh dunia.


Rokok Elektrik ini diklaim memiliki resiko yang jauh lebih kecil terhadap kesehatan dibandingkan rokok tembakau biasanya, apakah demikian ? Alih-alih menjadi alternatif rokok tembakau, rokok elektrik malah sama menjadi berbahaya bagi penggunanya. Kali ini mimin akan membahas mengenai 7 bahaya rokok elektrik yang hampir sama dengan dari rokok tembakau biasa bahkan lebih berbahaya ? Berikut ulasannya.


1. Rokok elektrik Meledak

Yang kita tau rorok elektrik ini berjalan dengan tenaga baterai, tentu resiko rokok elektrik meledak ini bukan isapan jempol belaka. Diketahui beberapa waktu lalu ada pria yang dilarikan ke rumah sakit karena mulutnya terbakar, ternyata mulut pria tersebut terbakar karena rokok elektrik yang ia hisap tiba-tiba meledak. 

Tentu hal ini menjadi salah satu bahaya yang luar biasa dari rokok elektrik bahkan lebih berbahaya dari rokok tembakau. Ya walaupun sekecil apapun kapasitas baterai dan arus listrik yang dihasilkan, efek ledakan itu akan sangat mungkin terjadi.


2. Menghambat Gerak Oksigen Tubuh

Tenyata, di dalam rokok elektrik ini memiliki kandungan karbon monoksida yang berbahaya bagi tubuh. Karbon monoksida ini akan menghambat jalannya oksigen yang harusnya diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Tentu banyak sekali efek negatif berbahya yang ditimbulkan karena terbatasnya peredaranoksigen ke seluruh tubuh.


3. Kadar Nikotin yang Tidak Jelas

Bagaimana bila kadar nikotin yang terkandung di dalam rokok elektrik tidak tercantum standar seberapa besar kecilnya. Tentu ini akan menjadi lebih berbahaya, karena kita tidak tau nantinya, akan ada berapa banyak kadar nikotin yang anda hisap dan masuk ke dalam tubuh.




4. Dapat Merusak Otak

Ini merupakan salah satu efek terburuk yang ditimbulkan oleh rokok elektrik yang digunakan secara terus menerus adalah memicu terjadinya kerusakan otak. Karena ternyata di dalam rokok elektrik ini terdapat kandungan senyawa tetramethylpyrazine. Senyawa tetramethylpyrazine inilah, yang menjadi biang akibat dari kerusakan otak.


5. Gangguan Pernapasan

Di dalam rokok elektrik terdapat kandungan zat dietilen glikol yang terkandung di dalam rokok elektrik. Senyawa ini merupakan suatu zat anti beku, yang membuat nikotin di dalam rokok elektrik tetap cair dan tidak bisa beku. Bahayanya zat ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan akut pada penggunanya. Dan faktanya zat ini sudah ditetapkan sebagai salah satu racun yang sangat berbahaya bagi tubuh, jadi pikir-pikir lagi deh untuk menggunkan rokok elektrik.


6. Proses Refill / Isi Ulang

Selain nikotin cair rokok elektrik yang memiliki potensi menjadi penyebab kanker. Rokok elektrik yang dapat di isi ulang atau proses refill ini memiliki banyak kandungan senyawa berbahaya lainnya. Ternyata pada proses refill dapat menambahkan lagi bahan / cairan lain yang membuat banyak zat menumpuk menjadi satu dalam sebuah rokok elektrik, nah tentu itu akan lebih berbahaya bukan ?


7. Nikotin

Rokok elektrik biasanya sering disarankan kepada kalian sedang melakukan usaha pemberhentian merokok. Hal ini biasanya didasari oleh kandungan nikotin pada rokok elektrik katanya lebih rendah dari rokok tembakau. Namun nyatanya, kita tidak tahu pasti berapa kadar nikotin yang terkandung dalam rokok elektrik yang digunakan. Ya tentunya sama saja dan itu merupakan hal yang percuma di lakukan untuk kalian yang ingin berhenti merokok.


Bagaimana setelah kalian tau ternyata rokok elektrik bisa lebih berbahaya daripada rokok tembakau.
Bahkan pemerintah China sendiri sebagai asal muasal rokok elektrik ini pertama kali berkembang juga sudah melakukan pelarangan terhadap penggunaan rokok elektrik ini karena sangat berbahaya bagi kesehatan penggunanya. Share ?