Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Mungkin yang kita tahu wanita itu selalu identik dengan kaum yang lemah dan kehidupannya selalu berkutat di dalam rumah dan dapur. Wanita sudah ditakdirkan hidup di dunia ini untuk menjadi pendamping serta menjadi ibu dalam sebuah keluarga. Dan sepintar-pintarnya wanita tetap saja ia harus taat dan patuh kepada suaminya.

Namun beberapa kasus ternyata wanita bisa menjelma menjadi orang yang sangat mengerikan. Bahkan apa yang dilakukan wanita ini sangat lebih kejam dari apa yang biasa dilakukan oleh para lelaki. Seperti perilaku para wanita-wanita cantik dibawah ini, mereka dikenal sebagai teroris wanita paling mengerikan di dunia.

Dengan segala aksi teroris yang telah mereka lakukan, mereka telah membunuh banyak orang serta menyebabkan kerugian yang sangat besar. Atas aksi yang mereka lakukan hukuman berat pun mereka dapatkan. Mulai dari hukuman kurungan penjara hingga hukuman mati patut mereka dapatkan.

Ini Dia, 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris :

Shahidka (Black Windows)

Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Shahidka adalah sekelompok wanita peneror di rusia yang melakukan penyerangan penyerangan yang menarik perhatian pemerintah Rusia. Mereka merupakan wanita- wanita dari kota Cechnya yang sebagian besar merupakan janda dari korban serangan Rusia di Cechnya.

Pemimpin dari kelompok ini bernama Roza Nagayeva dan Mariam Taburova. Tidak hanya menyerang. Mereka juga di siapkan untuk menjadi pembawa bom bunuh diri dan berhasil meledakan bebarapa tempat umum. Salah satu penyerangan terbesar yang mereka dilakukan pada september 2004. Mereka menyerang sekolah North Ossetia. Dan berhasil menewaskan 394 warga sipil, 186 diantaranya adalah anak-anak.


Leila Khaled

Ini Dia, Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Leila Khaled adalah perempuan kelahiran 9 April 1944 merupakan anggota Garda Popular Pembebasan Palestina (Popular Front for the Liberation of Palestine/PFLP). Leila terlibat dalam pembajakan pesawat Trans World Airline (TWA) 840 pada tahun 1969, yang memiliki rute Roma-Tel Aviv.

PFLP sebelumnya mengetahui informasi bahwa Dubes Israel untuk AS saat itu, Yitzak Rabin ada di dalam pesawat itu. Namun informasi itu meleset. Kendati demikian, pembajakan yang dilakukan Leila dan rekannya, Salim Issawi, berhasil bertukar tahanan FPLP yang disandera Israel.

Setahun kemudian, tahun 1970, Leila dengan rekannya warga Nikaragua, Patrick Arguello, membajak pesawat Israel, Al El 219, yang berute Amsterdam ke New York City. Pembajakan ini gagal karena Patrick berhasil ditembak mati salah satu awak pesawat. Leila kemudian ditahan oleh Polisi Inggris dan dibebaskan setelah ada pertukaran tawanan.

Wajahnya diakui telah mengalami 6 operasi plastik di hidung dan dagunya untuk menyamarkan identitas aslinya demi kepentingan aksi-aksi pembajakannya. Dia dijuluki 'Gadis Poster Militan Palestina'. Leila kini adalah anggota Dewan Nasional Palestina.


Ulrike Marie Meinhoff

Ini Dia, Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Ulrike Marie Meinhoff adalah pendiri Faksi Tentara Merah (Red Army Faction) pada tahun 1970, organisasi militan sayap kiri di Jerman. Sebelumnya Ulrike bekerja sebagai jurnalis majalah bulanan sayap-kiri Konkret.

Red Army Faction bermotif sosialis komunis, yang memperjuangkan kesejahteraan anti-imperialisme. Aksi-aksi yang dilakukan RAF adalah pengeboman dan pembunuhan. Ulrike ditahan pada tahun 1972 dan dituntut atas berbagai pembunuhan dan tindak kriminal. Sebelum sidang diadakan, Ulrike ditemukan gantung diri di sel tahanannya pada 1976.


Rose Dugdale

Ini Dia, Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Wanita yang satu ini sebenarnya bisa menikmati hidup dengan manis di rumah mewah. Namun Rose Dugdale yang merupakan seorang putri jutawan inggris ini malah memilih menjadi pemberontak di negerinya. Dia bahkan melawan ayahnya sendiri dengan merampok rumah ayahnya.

Rose menjadi radikal di awal tahun 1970-an saat kuliah di oxford university. Setelah lulus ia bergabung dengan gerakan sipil di irlandia utara yang bernama AIRA. Bersama kelompoknya ia terlibat ledakan stasiun Royal Ulster Constabulary Namun Aksinya tidak berhasil. Dengan memanfaatkan pengalamanya masuk ke rumah - rumah jutawan dan kerabat ayahnya. Rose akhirnya di tangkap dan di hukum 9 tahun pada 25 juni 1974.


Patricia Hearst
Ini Dia, Kisah 5 Wanita Cantik yang Menjadi Seorang Teroris

Kisah hidup Patricia Hearst dan Rose Dugdale hampir mirip. Patricia adalah seorang cucu dari raja media di Amerika Serikat Wiliam Randolph Hearst. Kisah hidupnya berubah drastis ketika ia di culik oleh kelompok radikal bersenjata bernama Symbionese Federation Army (SLA).

Pada Pebruari 1974 kelompok yang di pimpin oleh Donald Defrezee ini menyerang apartemen Patty atau Patricia Hearst. Mereka menculik Patty dan memukuli tunanganya. Ketika berita Patty Hearst diculik diketahui publik seluruh Amerika Serikat geger.

Setelah di ketahui keberadaannya, Patty malah memihak kepada kaum teroris dan tidak mau pulang, Dia juga beberapa kali membantu kelompok ini untuk merampok bank. Sebuah CCTV menangkap sosoknya sedang memegang senapan. Setelah beberapa bulan mengikuti kelompok ini Patty akhirnya berhasil di tangkap di sebuah apartemen bersama penculiknya.