7 Fakta Menyedihkan dan Memilukan Dibalik Seorang PSK

Profesi pekerja sekis komersial (PSK) memang selama ini banyak yang menganggap sebagai profesi yang hina. Karena di pekerjaan ini mengharuskan wanita menjual tubuh mereka untuk dijajal oleh beragam pria yang berasal dari beragam jenis hanya untuk uang semata. Profesi ini bukan hanya sering dianggap sebagai biang penyakit moralitas masyarakat, tetapi juga sarangnya beragam penyakit menular sek'sual.

7 Fakta Menyedihkan dan Memilukan Dibalik Seorang PSK

Namun ternyata dibalik cibiran masyarakat, profesi PSK juga sebenarnya dicibir oleh hati nurani PSK itu sendiri, dari hati nurani kecil mereka tentu menolak dan memberontak tiap kali tubuh mereka ditiduri demi kenikmatan lelaki yang bersedia membayar jasa mereka. PSK terpaksa melakukan profesi terlarang mereka demi menyambung hidup.

Ada sebuah peneilitan yang menyimpulkan kalau ternyata sebagian besar dan nyaris seluruh PSK tersiksa dengan profesi yang mereka jalani. Dari hasil yang didapat ternyata ada 7 hal yang menyakitkan serta memilukan seputar PSK yang tidak pernah kamu ketahui.

1. Tak menikmati hubungan

banyak orang yang salah kaprah selama ini, banyak yang mengira bahwa PSK menikmati hubungan intim itu dengan para pelanggan, nyatanya dalam penelusuran banyak yang menjawab tak menikmatinya. Malah deg-degan sebab pasangan selalu berganti dan bervariasi cara komunikasinya. Mereka cemas akan sesuatu, mereka benar-benar tak enjoy dengan pekerjaan itu, malah kerap keluar keringat dingin sebab kecemasan yang mendalam.

2. Ingin cepat selesai

Layanan intim yang dilakoni mereka, sangat diinginkan untuk berakhir secepat mungkin. Malah jika memungkinkan tak perlu ada hubungan sek's, sebab ia pun malu hati disebut sebagai pelacur dan tukang menjajakan tubuh.

3. Nama samaran berganti-ganti

Nama PSK dapat berganti sebanyak 3-4 kali dalam semalam untuk menutupi jati dirinya. Kemudian dengan mudah memberikan nomor hp dan nomor HP itu benar adanya hanya saja jarang diaktifkan. Takut jika terbaca sama keluarga ataupun teman, yang paling ditakutkan adalah ketika tiba-tiba bertemu dengan salah seorang keluarga.

4. Pengen dapat suami baik-baik

Nah ini dia, PSK ternyata sama cita-citanya denagn sesama perempuan lainnya. Bahwa ia juga mengingikan dapat suami baik-baik, ingin menjadi istri yang baik-baik, pengen jadi ibu yang baik-baik dan berusaha sekuat tenaga agar anak-anaknya tak seperti dirinya.

5. Bersedia bertobat

PSK setiap saat ingin bertobat dan kadang jika tiba di halaman rumahnya berjanji takkan kembali ke lokalisasi, namun pikiran kalut kadang membuatnya harus kembali ke dunia pelacuran. Sebab, ia merasa kehidupannya telah di sana. Namun, jika sudah sampai di tempat pelacuran. Ia memohon diberi kesempatan bertobat sekali lagi.. Wedew, tobat sambal kecap ?

6. Sedih jika ingat keluarga

Wajah ibu dan suara ibu yang paling sering ia ingat di sela hari-harinya, serta ayahnya yang tentu saja kecewa berat apabila tau profesinya adalah sebagai pelacur. Selain ibu dan ayah adalah seorang adik yang biasanya mereka biayai untuk melajutkan sekolah.

7. Tak ingin berlama-lama di lokalisasi

PSK umumnya tak ingin berlama-lama di lokalisasi, mereka berharap akan keluar suatu saat sebelum menjadi tua sebab ia terus merasa bersalah setiap waktu. Ia berharap ada orang yang baik hati untuk menolongnya keluar dari dunia hitam ini. Inilah yang membuatnya sering menangis ketika tiba di rumahnya. Nah..

Yah semoga saja profesi tersebut sudah tidak ada lagi dan para pelakunya bisa kembali kepada jalan yang benar. Semoga saja? Share ?