Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia

Ada beberapa desa terpencil yang berada ditengah-tengah laut maupun danau tanpa daratan sedikitpun, rumah-rumah tersebut berupa rumah panggung atau rumah terapung. Jika sebelumnya telah kita bahas mengenai Desa-desa terapung paling unik yang ada di dunia, kali ini kita akan membahas tentang Desa-desa terapung yang ada di indonesia.

Yang kita tahu indonesia adalah negara yang banyak memiliki gugusan pulau dan lautan. Jadi untuk membuat sebuah rumah terapung di atas air bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Ada banyak desa ternyata yang membuat rumah mereka terapung di atas air, nah desa mana sajakah itu ? Simak dibawah ini.

1. Desa Torosiaje, Gorontalo

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia

Desa terapung pertama adala Desa Torosiaje, desa ini terletak di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pahuwato, Gorontalo. Desa ini memang salah satu desa yang sangat terkenal rumah terapungnya. Untuk menuju desa ini memakan waktu  kurang lebih 7-8 Jam dari Kota Gorontalo dengan angkutan mobil umum. Dalam perjalanan menuju desa ini juga akan disuguhi pemandangan indah gunung dan hutan.

Sesampainya di gerbang desa, naik perahu lagi sekitar 5-10 menit untuk menuju ke perkampungan terapung Desa Torosiaje tersebut. Masyarakan disini umumnya bekerja sebagai nelayan dan penambak ikan. Tempat ini masih begitu asri karena jauh dari kota, terpencil, jauh dari keramaian, sunyi dan gelap.

2. Desa Ayapo, Jayapura

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia

Rumah-rumah kayu terapung Desa Ayapo terletak Kabupaten Jayapura, Papua, mengapung cantik di tengah-tengah air menghadap Danau Sentani. Ayapo adalah salah satu dari 24 desa adat yang tersebar di danau indah tersebut. Tidak seperti ruma h terapung biasanya, alih-alih menghadap darat malah desa Ayapo ini menghadap ke arah danau.

Desa Ayapo terkenal juga dengan kekokohan rumah-rumah terapungnya. Rahasianya adalah kayu Sua (begitu orang lokal memanggilnya), jenis kayu yang punya ketahanan luar biasa. Semakin terkena air, semakin kayu itu tahan lama. Kayu ini juga yang menjadi pondasi jembatan terapung yang menghubungkan satu rumah ke rumah lainnya.

3. Desa Terapung Bajo, Sulawesi

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia

Sejak ratusan tahun lalu warga Bajo memang sudah hidup di atas laut. Dengan hanya menggunakan perahu, mereka piawai mengarungi gelombang demi gelombang laut tanpa mengenal lelah. Hingga akhirnya, para pendahulu Suku Bajo membangun permukiman mereka di permukaan laut. Di mata orang Bajo, laut adalah segalanya.

Mereka memandang laut sebagai satu-satunya sumber penghidupan. Sejak ratusan tahunlalu, orang Bajo memang menganggap laut sebagai lahan mencari nafkah, tempat tinggal, dan menjalani kehidupan sehari-hari. 

Namun untuk urusan pendidikan, orang Bajo banyak yang menganggap pendidikan tidak begitu penting. Mereka beranggapan bahwa laut yang sangat luas itu sudah sangat cukup menghidupi mereka, sehingga tak perlu bersusah payah lagi untuk bersekolah. Bagi mereka, bisa baca tulis saja dianggap sudah memadai.

4. Desa Salotengnga, Sulawesi Selatan

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia


Desa Salotenga terapung mulai terbentuk tahun 1970-an. Saat itu, warga setempat yang termasuk dalam rumpun suku Bugis mulai membuat rumah kedua mereka dan menghanyutkannya di tengah danau demi memudahkan usaha mencari ikan. Dengan perahu sampan yang belum bermotor, untuk mondar-mandir dari daratan ke danau dan sebaliknya dirasa merepotkan dan banyak menghabiskan waktu.

Para nelayan disini biasanya pergi pagi hari untuk memasang perangkap ikan dan pada sore hari memeriksa hasil tangkapan. Istri-istri mereka bertugas menjual hasil tangkapan atau mengolahnya menjadi ikan asin. Anak-anak yang sudah bersekolah biasanya tinggal di rumah daratan.

Aktivitas di kampung terapung ini ternyata hampir mirip dengan di daratan. Ada warung, tempat warga bisa membeli gas 3 kilogram, air dalam galon atau kebutuhan sehari-hari lainnya. Air tawar untuk kebutuhan minum atau memasak dibawa dari daratan.

5. Desa Sungai Mahakam, Kalimantan

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia

Jika kita berlayar di kawasan sungai mahakam banyak menjumpai pemukiman penduduk yang berada dipinggir sungai mahakam ataupun danau disepanjang sungai mahakam seperti danau Jempang, danau sempayang,murung serta danau melintang.

Penduduk yang umumnya menetap dikawasan empat danau sungai mahakm tersebut tempat tinggalnya terapung diatas air. Ada beberapa desa disini seperti desa Jantur, desa melintang dan beberapa desa terapung lainnya. Pemukiman terapung dikawasan ini sudah terbangun sejak ratusan tahun yang lalu. Pemukiman terapung ini umumnya ditempati oleh suku asli kalimatan timur seperti suku dayak, banjar, bugis dan puluhan suku lainnya.

Suku atau etnis ini dengan pemukiman terapungnya mampu menciptakan berbagai seni budaya, adat istiadat dan pola hidup yang unik khas mahakam kehidupan suku banjar didesa jantur dikenal dengan kegiatan nelayan, kemudian kehidupan asli suku dayak benuaq di danau Jempang. Pemerintah setempat juga mengembangkan potensi pemukiman terapungnya untuk menjadi desa wisata.

6. Desa Tablasupa, Papua

Mengenal Desa-Desa Terapung Yang Ada di Indonesia


Desa Tablasupa adalah sebuah desa yang terdiri dari beberapa rumah terapung, rumah panggung yang mana di bawahnya tepat berada laut Teluk Tanah Merah. Rumah terapung desa ini dibuat dari kayu dan bambu. Di gerbang desa ini ada sebuah tugu peringatan bertuliskan "A Sena Waldi" yang berarti kabar baik, tugu itu merupakan tugu peringatan seabad masuknya injil ke Desa Tablasupa yang semuanya beragama Kristen.