10 Potret Perbandingan China Dulu dan Sekarang Wow !

Dua abad terakhir perkembangan teknologi dan peradaban berjalan begitu pesat dan kompleks. Manusia telah menciptakan kemajuan yang begitu pesat dalam bidang-bidang tertentu untuk mengubah cara hidup mereka agar dapat lebih baik dari sebelumnya .

Seorang fotografer bernama Dheera Venkatraman mencoba menemukan kembali tempat-tempat di China yang sudah berusia lebih dari satu abad lamanya. Tempat-tempat tersebut ia dapat dari foto-foto yang sudah berusia lebih dari satu abad yang lalu. Melihat apa yang bisa manusia ubah dan mana yang tidak, adalah persepsi yang dianggap menarik oleh Dheera. Entah bagaimana negara ini bisa begitu cepat berubah dalam jangka waktu yang relatif singkat.

Di sini juragan berkesempatan untuk melihat beberapa foto tentang bagaimana kota di China pada masa lalu. Dan melihat perubahan yang nyata dari negara ini. langsung aja kita bahas

1. Lanzhou (1930; 2016)



Dulunya Lanzhou adalah sebuah kota yang di lingkari berdinding. Namun seiring berjalannya waktu, kini dinding-dinding tersebut sudah tidak ada dan tak lagi menghalangi. Hampir semuanya terlihat berubah kecuali pegunungan yang berada di belakang kota dan sungai kuning yang berada di depan Lanzhou saja. Karena sejatinya, kita sebagai manusia tidak memiliki daya dan upaya untuk merubah hal tersebut melainkan tuhan yang maha segalanya. Yahh..

2. Xi’an city (1921; 2016)



Dahulu, Xi'an merupakan ibu kotadari  kekaisaran pada masa pemerintahan China Kuno. Tembok besar di kota Xi'an ini benar-benar hampir tidak berubah sama sekali, hanya saja kini bangunan tersebut terlihat sedikit lebih modern.

3. Yibin (1940; 2016)



Yibin merupakan kota di selatan provinsi Sichuan dengan penduduk lebih dari 4 juta jiwa. Lokasinya terletak di antara Sungai Min dan Sungai Jinsha. Sungai Jinsha sendiri kini telah berganti nama menjadi Sungai Yangtze. Yibin diklaim sebagai kota pertama yang berdiri di sepanjang bantaran sungai Yangtze itu sendiri.

4. Guangzhou (1970; 2016)


Guangzhou merupakan kota terbesar di China selatan sekaligus menjadi ibukota Provinsi Guangdong. Guangzhou kini telah menjadi pusat industri dengan pelabuhan yang dimilikinya. Lebih dari 40 juta jiwa berdomislili di kota ini. Disini kita bisa melihat dari kejauhan, gedung-gedung pencakar langit tumbuh dengan pesatnya hanya dalam kurun waktu kurang dari 4 dekade.

5. Wuhan (1927; 2016)



Bangunan adat yang sudah tua di Wuhan ini masih berdiri dengan kokohnya. Seiring berjalannya waktu, bangunan ini tak lagi menjadi yang tertinggi disana. Pemandangan di belakang bangunan ini dapat menjelaskan akan hal itu.

6. Xi’an (1949; 2016)



Ini adalah foto menara jam yang ada di Xi'an. Foto ini diambil tak lama setelah pembentukan pemerintahan Republik Rakyat China pada tahun 1949 (kebetulan tadi ane baru mempelajari suksesi negara). Sejak saat itu, tak ada yang berubah sama sekali dari bangunan tersebut, kecuali kualitas fotonya saja yang lebih modern. Kini menara tersebut terdesak di antara salah satu wilayah dengan lalu lintas tersibuk di Xi'an.

7. Hangzhou (~1900; 2016)



Hangzhou adalah kota yang terkenal akan kualitas teh nya. Hangzhou juga dikenal memiliki danau yang sangat indah berlokasi di barat kota. Perhatikan betapa tak berubahnya gunung yang terlihat di kejauhan. Orang-orang saat ini mungkin terlihat belum menyadari bagaimana kondisi sebenarnya tempat yang mereka pijak itu dulu.

8. Chengdu (1994; 2016)



Chengdu merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di provinsi Sichuan. Chengdu sendiri merupakan kota yang mengalami modernisasi yang teramat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Dalam kurun waktu 2 dekade saja, Chengdu lahir sebagai kota tersibuk yang berdiri di belakang paviliun tua berumur lebih dari 700 tahun.

9. Guangzhou (1980; 2016)



China pernah disebut sebagai surganya para pesepeda. Sampai saat ini bersepeda masih terbilang populer di Guangzhou. Namun dalam kapasitas yang tak semasif dahulu.

10. Shanghai (1920 ; 2009)



Secara historis, tidak umum bagi China untuk membangun kota di sepanjang pantai. Namun, selang waktu satu abad wilayah yang dulunya hanya sebuah desa para nelayan kini telah menjelma sebagai salah satu kota terbesar di dunia.

Seiring dengan perkembangan zaman, kebudayaan suatu bangsa pun akan mengalami perkembangan dan perubahan. Dimulai dari kebudayaan tradisional, kebudayaan peralihan, hingga kebudayaan modern. Perubahan kebudayaan merupakan suatu kejadian yang terjadi dalam kehidupan di dunia ini.

Oleh karena itu penting bagi suatu negara menyikapi perubahan ini dengan hal - hal yang positif, sehingga perubahan yang terjadi dapat membawa kemaslahatan bagi manusia dan lingkungan sekitarnya, karena bagaimanapun seharusnya perubahan jaman yang terjadi menguntungkan manusia bukan sebaliknya membawa manusia kegerbang kehancuran.