Obelisk Aswan,Tiang Obelisk Fir'aun yang Belum Berdiri

Obelisk Aswan merupakan sebuah obelisk yang terbesar sepanjang sejarah penggalian arkeolog, obelisk ini di temukan di Aswan, Mesir.  Ukuran obelisk ini sangat raksasa, yakni setinggi 42 meter dengan berat hampir 1.200 ton. Obelisk ini tampak seperti belum selesai di kerjakan dan masih dalam posisi terbaring.

Obelisk Aswan,Tiang Obelisk Fir'aun yang Belum Berdiri

Menurut arkeolog, Obelisk Aswan termasuk terbesar ketiga dari semua obelisk yang pernah ditemukan maupun didirikan. Diduga pembuatan Obelisk ini atas perintah Raja Fir'aun yang kala itu masih memerintah mesir, sebagai perayaan 16 tahun masa pemerintahannya.

Selain Obelisk, ditemukan pula bagian dasar obelisk sebagai penyangga yang belum selesai, saat di temukan bagian dasar obelisk masih menempel pada alasnya. Obelisk ini ditemukan dengan peralatan para tukang yang masih tersebar di sekitar obelisk, pemandangan ini tak biasa bagi tekhnik pengerjaan batu bangsa Mesir Kuno.

Peralatan para pekerja yang digunakan untuk memahat batu granit tersebut adalah dolerit kecil yang yang lebih keras daripada granit. Pemisahan Obelisk dengan alasnya merupakan tekhnik yang dikuasai nenek moyang bangsa mesir. Mereka membuat rongga pada batu, lalu menyelipkan kayu dan merendamnya untuk mempermudah pemisahan.

Sedangkan untuk menghaluskan permukaan Obelisk, sebuah teori menyebutkan bahwa bangsa mesir kuno menguasai budaya leluhur yang di sebut Khemitian.

Obelisk Aswan,Tiang Obelisk Fir'aun yang Belum Berdiri

Budaya bangsa Mesir Kuno ini memiliki teknologi sonik dan getaran. Mereka menyusun peralatan yang mereka punya dengan alat getar yang membuat bergerak seperti gula balok.

Para ahli juga menduga Obelisk Aswan ini dibuat untuk kemudian digabungkan dengan Obelisk yang sudah ada, yakni Obelisk Lateran, yang saat ini berdiri di kota Roma.